Rosululloh SAW, dilahirkan dalam keadaan telah terkhitan dan terpotong tali pusarnya.
Diriwayatkan dari Sayyidah Aminah, Ibunda Nabi SAW, Ia berkata :
"Aku melahirkanNya(Nabi Muhammad) dalam keadaan bersih dan tidak ada sedikitpun kotoran padaNya".
Jika Rosululloh SAW buang Hajat Besar, maka tanah terbelah menjadi dua seraya menelan tinja dan Air kencing Beliau SAW, lalu tersebar bau yang harum.
Diriwayatkan dari Sayyidah Aminah, Ibunda Nabi SAW, Ia berkata :
"Aku melahirkanNya(Nabi Muhammad) dalam keadaan bersih dan tidak ada sedikitpun kotoran padaNya".
Jika Rosululloh SAW buang Hajat Besar, maka tanah terbelah menjadi dua seraya menelan tinja dan Air kencing Beliau SAW, lalu tersebar bau yang harum.
Di Riwayatkan dari Aisyah
Ra, bahwa Ia pernah berkata kepada Nabi SAW : "Sesungguhnya Engkau
mendatangi kamar kecil, tetapi kami tidak sedikitpun melihat kotoran
dariMu". Nabi SAW menjawab : "Wahai Aisyah , apakah engkau tidak tau,
bahwa tanah menelan apapun yang keluar dari para Nabi(yakni kotoran),
Sehingga tidak akan terlihat sedikitpun(kotoran) dari Mereka".
Kalangan Ulama' berpendapat bahwa dua hadas (Tinja dan Air seni) Rosululloh SAW , adalah suci, dan tidak ada sesuatu yang menjijikkan sama sekali pada diri Rosululloh SAW.
Imam Ali KrW berkata : "Aku memandikan Jenazah Rosululloh SAW, dan aku tidak mendapati sedikitpun sesuatu (Kotoran) seperti yg terdapat pada Jenazah2 selain Rosululloh SAW".
Aku pun berkata : "Engkau sungguh sangat harum Ya Rosulalloh, baik di masa hidupMu maupun setelah meninggal".
Pada saat itu juga tersebar bau yang sangat harum, yg keharumannya belum pernah di cium oleh seorangpun".
Seperti perkataan Imam Ali, begitu juga yang diucapkan oleh Abu Bakar AshShiddiq ketika mencium Nabi SAW, setelah Beliau SAW meninggal.
Seorang Sahabat bernama Malik bin Sinan, pernah meminum darah Rosululloh SAW pada perang Uhud, dan Rosululloh membenarkan tindakan Malik tersebut, bahkan Rosululloh SAW bersabda : "Dia tidak akan tersentuh oleh Api Neraka".
Abdulloh bin Zubeir pernah meminum darah bekam Rosululloh SAW, dan Rosululloh bersabda : "Kamu akan celaka oleh Manusia, dan Manusia akan celaka karenamu". Mksdnya : Abdulloh bin Zubeir nantinya mati Syahid ketika perang melawan Romawi pada masa kekhalifahan Abu Bakar Ra. (Bersambung)
by: Umar AlJufri
Kalangan Ulama' berpendapat bahwa dua hadas (Tinja dan Air seni) Rosululloh SAW , adalah suci, dan tidak ada sesuatu yang menjijikkan sama sekali pada diri Rosululloh SAW.
Imam Ali KrW berkata : "Aku memandikan Jenazah Rosululloh SAW, dan aku tidak mendapati sedikitpun sesuatu (Kotoran) seperti yg terdapat pada Jenazah2 selain Rosululloh SAW".
Aku pun berkata : "Engkau sungguh sangat harum Ya Rosulalloh, baik di masa hidupMu maupun setelah meninggal".
Pada saat itu juga tersebar bau yang sangat harum, yg keharumannya belum pernah di cium oleh seorangpun".
Seperti perkataan Imam Ali, begitu juga yang diucapkan oleh Abu Bakar AshShiddiq ketika mencium Nabi SAW, setelah Beliau SAW meninggal.
Seorang Sahabat bernama Malik bin Sinan, pernah meminum darah Rosululloh SAW pada perang Uhud, dan Rosululloh membenarkan tindakan Malik tersebut, bahkan Rosululloh SAW bersabda : "Dia tidak akan tersentuh oleh Api Neraka".
Abdulloh bin Zubeir pernah meminum darah bekam Rosululloh SAW, dan Rosululloh bersabda : "Kamu akan celaka oleh Manusia, dan Manusia akan celaka karenamu". Mksdnya : Abdulloh bin Zubeir nantinya mati Syahid ketika perang melawan Romawi pada masa kekhalifahan Abu Bakar Ra. (Bersambung)
by: Umar AlJufri