Mencintai Ahlul Bait



MENCINTAI AHLUL BAIT
Ahlul bait Rasualullah saw adalah semua orang yang ada hubungan keluarga dengan Rasulullah Saw, Ali ra, Fatiomah ra, Hasan ra, Husein ra. Dari Ummu Salamah RA, ketika turun ayat al Quran : “Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, hai ahlul bait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya.” (QS.Al-Ahzab :33)
Maka Rasulullah memanggil Ali, Fatimah, Hasan, Husein. Kemudian beliau berkata : “Mereka adalah ahlul baitku” (HR.Hakim)
Dari Siti Fatimah ra, Rasulullah saw bersabda : “Semua anak yang dilahirkan oleh ibunya bernasab kepada ayah mereka kecuali Fatimah, akulah wali mereka, akulah nasab mereka dan akulah ayah mereka” (hr.Thabrani)
Dari Zaid Ibnu Arqam ra, suatu hari Rasulullah Saw berdiri di depan kami sebagai khatib di daerah mata air yang bernma khum (daerah dantara Makkah dan Madinah). Beliau memuji Allah dan menyanjungNJya dan beliau member nasehat serta memberfi peringatan. Kemudian berkata :
“ Amma ba’du, wahai manusia, sesungguhnya aku adalah manusia biasa yang sebentar lagi akan datang utusan Tuhanku (malaikat maut) dan aku akan menyambutnya. Aku tinggalkan diantara kalian dua perkara. Pertama, adalah kitab Allahm di dalamnya terdapat petunjuk dan cahaya. Ambillah dan peganglah petunjuk didalamnya.
Yang kedua, adalah keturunanku (ahlul baitku). Keduanya tidak akan terpisah hingga kembali kepadaku di (telaga) al-Haudh. Maka hati-hatilah dengan pengakuan kalian atas keduanya sepeninggalku nanti” (HR.Muslim)
KEUTAMAAN MENCINTAI AHLUL BAIT
1.       Diberikan keselamatan
Rasulullah saw bersabda : “ Perumpamaan ahlul baitku, seperti perahu Nabi Nuh. Barangsiapa yang berada diatasnya ia akan selamat, dan yang meniggalkannya akan tenggelam (HR.Thabrani)
Dalam hadist lain, rasulullah Saw bersabda : “ Bintang-bintang di langit adalah petunjuk keselamatan bagi penghuni langit dan ahlul baitku adalah penyelamat umatku”
2.       Diberikan petunjuk
Rasulullah saw bersabda : “aku meninggalkan kalian yang jika kalian pegang teguh tidak akan tersesat. Kitab Allah dan keturunanku (HR.Turmudzi)
3.       Memperoleh syafaat pertama kali di akhirat
Rasulullah saw bersabda : “Umatku yang pertama aku beri pertolongan (syafaat) kelak di hari Kiamat adalah orang yang mencintai ahlul baitku” (HR.Dailani). 

…Dalam hadist lain, rasulullah Saw bersabda : “Empat golongan, akulah pemberi syafaat bagi mereka di hari kiamat, yaitu : orang yang menghormati keturunanku, orang yang membantu menutui kebutuhan mereka, membantu mereka dalam urusan-urusan mereka ketika mereka sangat membutuhkan dan orang yang mencintai mereka dengan hatinya dan dengan kata-katanya” (HR.Dailani)
1.       Dicintai Allah dan Rasulnya
Rasulullah Saw bersabda : “ Ya Allah sesungguhnya aku mencintai dia, maka cintailah dia serta cntailah siapa yang mencintainya” (HR.Muslim) dalam hadist lain, rasulullah Saw bersabda : “ Cintailah Allah karena nikmat-nikmat yang telah dianugerahkanNya dan cintailah aku karena kecintaan-Mu kepada Allah swt serta cintailah ahlul baitku karena kecintaanmu kepadaku” (HR.Turmudzi dan Thabrani)
2.       Mendapat jaminan dari rasulullah Saw
Rasulullah Saw bersabda : “ Barangsiapa yang memberikan kepada salah seorang dari keturunan Abdul Muthalib suatu kebaikan, lalu ia tidak mampu membalas kebaikan itu, maka Akulah yang akan membalasnya kelak di hari kiamat” (HR.Abu Nuaim)
3.       Memperoleh kekuatan iman yang meresap kedalam hati
Rasulullah Saw bersabda : “ demi Allah, iman tidak akan masuk ke dalam hati seorang muslim sehingga ia mencintai kalian (ahlul bait) karena Allah dank arena hubungan keluarga denganku” (HR.Ahmad dan Hakim)
4.       Dijauhkan dari sifat munafik
Dari Abu Sa’id al-Khudri, Rasulullah Saw bersabda : “ Barangsiapa membenci kamu ahlul bait, dia adalah orang munafik” (HR.Ibnu ‘Adiy)
5.       Dimasukkan ke surga
Rasulullah Saw bersabda : “ mantapkanalha dirimu pada kecintaan pada kami, ahlul bait sebab barangsiaa menghadap Allah swt dengan ia mencintai kami, niscaya ia masuk surga dengan syafaat kami. Demi Allah yang jiwaku berada ditanganNya, tidak akan berguna amal seseorang bagi dirinya kecuali bila ia mengetahui hak kami” (HR.Thabrani)
6.       Diampuni dosa-dosanya
Rasulullah Saw bersabda : “ perumpamaan halul baitku laksana bahtera kapal nabi Nuh. Barangsiapa menaikina dia akan selamat dan barangsiapa meninggalkannya dia akan tenggelam. Dan perumpamaan ahlul baitku diantara kamu seoerti pintu pengampunan diantara bani israil. Barangsiapa memasukinya maka dosa-dosanya akan diampuni” (HR.Thabrani)
7.       Mendapat kemudahan di hari kiamat
Rasulullah Saw bersabda : “ Tidak akan bergeser kedua kaki seseorang pada hari kiamat sebelum ia ditanya tentamg empat hal : tentang usianya untuk apa ia menghabiskannya, tentang tubuhnya bagaimana ia telah menggunakan, tentang hartanya untuk apa dibelanjakan, dan dari mana ia mendapatkannya, serta tentang kecintaannya pada kami ahlul bait(HR.Thabrani)
8.       Diteguhkan melewati shiratal mustaqim
Rasulullah Saw bersabda : “ Paling teguhnya kamu diatas shirath (jembatan shirat) adalah orang yang paling gigih kecintaannya kepada ahlul baitku dan sahabat-sahabatku” (HR.Dailani)
9.       Akan dipelihara agamanya
Rasulullah Saw bersabda : “ Tiga hal, barangsiapa memeliharanya maka Allah akan memelihara agamanya dan barangsiapa yang menyia-nyiakan maka Allah tidak akan memelihara apapun baginya, yaitu, kehormatan Islam, kehormatanku, dan kehormatan keluargaku” (HR.Hakim dan Dailani)

Previous
Next Post »
Posting Komentar
Thanks for your comment