Saya ingin menulis sedikit saja, harapan saya pembaca mau
menghafalnya, mengingatnya, dan mengamalkannya karena ini akan akan
bermanfaat bagi kalian sampai akhirat.
عن ابى هريرة قالَ جاء رجلٌ إلى رسول الله صلى الله عليه وسلَّم فقال ياَرسولَ اللهِ منْ أحقُّ بِحسنِ صُحْبَتِى؟قال أُمُّكََ. قال ثمَّ مَن؟ قال أمّك قال ثمّ من؟قال أمّك قال ثمّ من؟ قال أبوك. رواه البخارى
Terjemah dari abu hurairoh berkata, Seseorang mendatangi Rasulullah SAW kemudian dia bertanya "Hai Rasulullah, siapakah orang yang berhak saya hargai (hormati) lebih baik? Rasulullah menjawab "Ibumu" Dia bertanya lagi "Kemudian siapa" Rasulullah menjawab "Ibumu" Dia bertanya lagi "Kemudian siapa" Rasulullah menjawab "Ibumu" Dia bertanya lagi "Kemudian siapa" Rasulullah menjawab "Ayahmu" (H.R Bhukhori)
Ibu itu mengandung, melahirkan, memelihara, dan mengasuh anaknya tanpa memikirkan untung dan rugi. Ibu Begitu mencintai anaknya sepantasnya beliau harus dihormati. Ibu tidak peduli ketika mengandung harus dituntun orang lain Ibu tidak perduli ketika melahirkan sangat kesakitan seluruh tubuhnya terutama rahimnya. Bahkan tidak peduli harus operasi caesar meskipun menahar sakit bekas caesar hingga bertahun-tahun.
Kita harus berbakti kepada kedua orang tua namun ibu lebih berhak
mendapat tiga kali lipat penghoramatan daripada ayah. Ada banyak
penegasan dari sabda Rasulullah yang harusnya kita pegang kuat, kita
ingat dan kita amalkan setiap hari. diantaranya:
الجنّةُ تحت اقدام الامهات
Artinya: "Surga itu ada di bawah telapak kaki ibu"
Pengertian di bawah telapak kaki ibu adalah kita harus menghormati ibu, khidmah kepada ibu, berbakti kepada ibu, berkata lembut kepada ibu, patuh kepada ibu dalam ketaatan, sayang kepada ibu. Rajin-rajinlah mencium tangan mereka berdua ketika berpamitan karena Allah memberikan keberkahan kepada kita. Doa ibu paling maqbul kalau kita durhaka jadi berhati-hatilah kepada ibu,
janga pernah menyakita ibu. Pernahkah kita mendengar kisah Jurauj dan
sebagianya yang dikutuk oleh ibunya. Apapun pekerjaan ibumu, status
ibumu, keadaan ibumu, jangan pernah meyakitinya sekalipun ahli maksiat.
Rusulullah SAW bersabda: Artinya "Ridha Allah ada pada ridho oranga tua
dan murka Allah ada pada murka orang tua". Jadi jangan sekali-kali
membantah kepada orang tua kecuali mengajak maksiat.
Wallahu a'lam
By: Muhammad Arifin Junaid
عن ابى هريرة قالَ جاء رجلٌ إلى رسول الله صلى الله عليه وسلَّم فقال ياَرسولَ اللهِ منْ أحقُّ بِحسنِ صُحْبَتِى؟قال أُمُّكََ. قال ثمَّ مَن؟ قال أمّك قال ثمّ من؟قال أمّك قال ثمّ من؟ قال أبوك. رواه البخارى
Terjemah dari abu hurairoh berkata, Seseorang mendatangi Rasulullah SAW kemudian dia bertanya "Hai Rasulullah, siapakah orang yang berhak saya hargai (hormati) lebih baik? Rasulullah menjawab "Ibumu" Dia bertanya lagi "Kemudian siapa" Rasulullah menjawab "Ibumu" Dia bertanya lagi "Kemudian siapa" Rasulullah menjawab "Ibumu" Dia bertanya lagi "Kemudian siapa" Rasulullah menjawab "Ayahmu" (H.R Bhukhori)
Ibu itu mengandung, melahirkan, memelihara, dan mengasuh anaknya tanpa memikirkan untung dan rugi. Ibu Begitu mencintai anaknya sepantasnya beliau harus dihormati. Ibu tidak peduli ketika mengandung harus dituntun orang lain Ibu tidak perduli ketika melahirkan sangat kesakitan seluruh tubuhnya terutama rahimnya. Bahkan tidak peduli harus operasi caesar meskipun menahar sakit bekas caesar hingga bertahun-tahun.
الجنّةُ تحت اقدام الامهات
Artinya: "Surga itu ada di bawah telapak kaki ibu"
Pengertian di bawah telapak kaki ibu adalah kita harus menghormati ibu, khidmah kepada ibu, berbakti kepada ibu, berkata lembut kepada ibu, patuh kepada ibu dalam ketaatan, sayang kepada ibu. Rajin-rajinlah mencium tangan mereka berdua ketika berpamitan karena Allah memberikan keberkahan kepada kita. Doa ibu paling maqbul kalau kita durhaka jadi berhati-hatilah
Wallahu a'lam
By: Muhammad Arifin Junaid