Kupas Tuntas Bid'ah
Saya akan menuliskan beberapa anggapan orang kalau tahlilan, slametan, dan sebagainya adalah bid'ah hasanan dan saya akan menuliskan semua bid'ah tidaklah selalu sesat.
Allah berfiran "Barang siapa tidak taat padaKu tidak masuk surga" pengertian bid'ah adalah sesuatu zaman nabi belum ada sekarang ada seperti hadist beriku
Kullu bid'atin dholalat
arttinya "semua bid'ah adalah sesat"
pertanyaanya apakah benar kata Kullu bermakna semuanya?.
"hendaklah kalian berhati-hati terhadap sesuatu yang baru" al-hadist
Kullu bid'atin bin naari.
"semua bid'ah tempatnya neraka".
menurut para ulama "kalau kalian tidak tahu tanyalah kepada ahli zikr (para ulama), jangan menakwilkan sendiri dengan nafsu, kita kembali kepada para kalangan sahabat, tabi'in, tabi'in tab'it dan seterusnya.
Contoh Bid'ah
pada zaman nabi Muhammad SAW shalat tharawih hanya dilakukan tiga hari jama'ah di masjid hingga nab meninggal dunia. pada zaman Umar bin Khatab r.a para sahabat shalat tharawih dengan jama'ah berkelompok-kelompok saat itu diceritakan ada yang jama'ah berdua, bertiga, dan seterusnya hngga akhirnya Umar punya inisiatif dengan mengumpulkan para sahabat dan mengubah menjadi "semua harus shalat jama'ah bersama-sama sebulan penuh dengan membaca 30 juz. setelah terlaksana Umar berkata " sebaik-baik bid'ah adalah ini". ucapan ni menjadi pegangan para ulama jadi Bid'ah tidak semuanya dikatakan sesat, artinya kata Kullu mengandung arti Semua dengan pengecualian (yang menyesatkan) adalah sesat dan tempatnya d neraka. dapat dsimpulkan bahwa bid'ah itu ada yang wajib, sunah, makruh, boleh, dan haram.
Setiap sabtu nabi Muhammad SAW ziarah ke masjid kuba', ada sahabat kecil yang menjadi imam masjid yang shalat setiap rakaat setelah membaca surat ditambah surat Al-Ikhlas dalam shatat.
nabi melihat sahabat duduk-duduk membuat majlis zikir sendiri dan bersyukur kepada Allah saat nabi menemuinya nabi bersabda "Buat apa kalian duduk-duduk disini?" sahabat menjawab " kami duduk disn untuk membuat majlis zikir dan bersyukur kepada Allah lalu nabi bersabda "Aku (Muhammad) bersumpah aku dkabari malaikat sungguh Allah membanggakan kalian".
coba buka surah Al-kahfi ayat 25 certa nabi Khidir dan Al-An'am ayat 44 kata Kullu (semuanya) bermakana umum tapi khusus.
Saya akan menuliskan beberapa anggapan orang kalau tahlilan, slametan, dan sebagainya adalah bid'ah hasanan dan saya akan menuliskan semua bid'ah tidaklah selalu sesat.
Allah berfiran "Barang siapa tidak taat padaKu tidak masuk surga" pengertian bid'ah adalah sesuatu zaman nabi belum ada sekarang ada seperti hadist beriku
Kullu bid'atin dholalat
arttinya "semua bid'ah adalah sesat"
pertanyaanya apakah benar kata Kullu bermakna semuanya?.
"hendaklah kalian berhati-hati terhadap sesuatu yang baru" al-hadist
Kullu bid'atin bin naari.
"semua bid'ah tempatnya neraka".
menurut para ulama "kalau kalian tidak tahu tanyalah kepada ahli zikr (para ulama), jangan menakwilkan sendiri dengan nafsu, kita kembali kepada para kalangan sahabat, tabi'in, tabi'in tab'it dan seterusnya.
Contoh Bid'ah
pada zaman nabi Muhammad SAW shalat tharawih hanya dilakukan tiga hari jama'ah di masjid hingga nab meninggal dunia. pada zaman Umar bin Khatab r.a para sahabat shalat tharawih dengan jama'ah berkelompok-kelompok saat itu diceritakan ada yang jama'ah berdua, bertiga, dan seterusnya hngga akhirnya Umar punya inisiatif dengan mengumpulkan para sahabat dan mengubah menjadi "semua harus shalat jama'ah bersama-sama sebulan penuh dengan membaca 30 juz. setelah terlaksana Umar berkata " sebaik-baik bid'ah adalah ini". ucapan ni menjadi pegangan para ulama jadi Bid'ah tidak semuanya dikatakan sesat, artinya kata Kullu mengandung arti Semua dengan pengecualian (yang menyesatkan) adalah sesat dan tempatnya d neraka. dapat dsimpulkan bahwa bid'ah itu ada yang wajib, sunah, makruh, boleh, dan haram.
Setiap sabtu nabi Muhammad SAW ziarah ke masjid kuba', ada sahabat kecil yang menjadi imam masjid yang shalat setiap rakaat setelah membaca surat ditambah surat Al-Ikhlas dalam shatat.
nabi melihat sahabat duduk-duduk membuat majlis zikir sendiri dan bersyukur kepada Allah saat nabi menemuinya nabi bersabda "Buat apa kalian duduk-duduk disini?" sahabat menjawab " kami duduk disn untuk membuat majlis zikir dan bersyukur kepada Allah lalu nabi bersabda "Aku (Muhammad) bersumpah aku dkabari malaikat sungguh Allah membanggakan kalian".
coba buka surah Al-kahfi ayat 25 certa nabi Khidir dan Al-An'am ayat 44 kata Kullu (semuanya) bermakana umum tapi khusus.